Bandung, Jawa Barat, Indonesia
HairCare

Rahasia dari Akar: Cara Merawat Kekar dan Subur Rambutmu

Ditulis oleh Hagi Hagoromo Dipublikasikan pada 14 October 2025 36

Rahasia dari Akar: Cara Merawat Kekar dan Subur Rambutmu

Terkadang, kita lebih fokus merawat batang rambut—pakai serum, vitamin, atau aksesori gemas. Padahal, akar rambut adalah pangkalan sejatinya. Kurang perhatian ke sini bisa bikin seuntai demi seuntai rambut memilih kabur. 

Rambut sering kita rawat dari ujung ke ujung, tapi akar—si penjaga utama—seringkali terlupakan. Padahal, tanpa akar yang sehat, batang rambut tak akan pernah kuat. Sama seperti rumah yang butuh pondasi kokoh, mahkota di kepala juga berawal dari akar yang terpelihara. Dari minyak tradisional sampai serum modern, dunia perawatan rambut kini memberi banyak cara untuk membuat akar tetap subur, kuat, dan siap menopang gaya apa pun yang kita mau.

Yuk, langsung saja pelan-pelan kita bahas cara menjaga akar supaya tetap kuat, subur, dan tetap ‘betah’ bertumbuh di kepala.

1. Rawat Kulit Kepala Seperti Kulit Wajah
Bayangkan kulit kepala menua enam kali lebih cepat daripada wajah—itu bukan mitos. Paparan sinar matahari–menurut Marie Claire UK–polusi, stres, sampai kasur atau bantal yang jarang dicuci, bisa bikin akar rapuh. Jadi, bersihkan dengan lembut, gunakan produk yang mengandung hyaluronic acid, niacinamide, biotin, atau bahkan sunscreen kulit kepala jika perlu. Ini bukan drama kecantikan—ini investasi akar rambut masa depan.

2. Serum Akar: Bukan Cuma Trend, Tapi Kunci!
Scalp serum makin digandrungi karena bisa bikin rambut lebih kuat, lebih lebat, dan lebih berkilau. Dilansir dari Vogue, kandungan seperti peptide, rosemary oil, salicylic acid, dan caffeine bekerja di akar untuk menenangkan kulit kepala serta mengurangi kerontokan. Pilih sesuai kebutuhan—apakah scalp-mu kering, mudah gatal, atau mulai menipis.

Baca Juga: Keramas dengan Air Dingin, Mitos atau Fakta untuk Rambut Sehat?

3. Oiling Tradisional Tak Kalah Jago
The Times of India mencatat, minyak seperti bhringraj, coconut, rosemary, onion, dan castor punya sejarah panjang perawatan rambut. Mulai dari meningkatkan sirkulasi hingga mengurangi uban dan merangsang folikel. Oles, pijat, bungkus dengan handuk hangat—lalu tunggu keajaibannya bekerja. Ini terapi ala nenek moyang yang terbukti sampai sekarang. 

4. Jus Bawang Merah: Biar Bau, Tapi Roots Jadi Cerah
Masih dari The Times of India, meski aromanya bikin kita kayak jadi chef dadakan di toilet, jus bawang merah kaya sulfur dipercaya bisa memperkuat akar dan mendorong pertumbuhan rambut. Campur dengan minyak kelapa atau castor untuk mengurangi baunya—seolah kamu membuat eliksir rahasia, bukan masker wortel berantakan. 

5. Terapi Scalp Massaging dan Serum Biaya Terjangkau
Dari The Sun diperoleh pengalaman pengguna viral dari Skotlandia menunjukkan penggunaan serum peptide dengan harga £0,50–setara Rp11.000–per hari, ditambah pijat kulit kepala pakai massager, bisa menumbuhkan rambut di area botak dalam 5 bulan. Sekali lagi membuktikan: konsistensi kecil bisa menumbuhkan mahkota baru.

6. Exfoliasi Ringan Biar Akar Ngangkat
Gali kentang goreng dari akar rambut? No. Menurut Allure, sel kulit mati dan sisa produk bisa menutupi pori-pori kulit kepala dan meredam akar. Menambahkan scrub ringan atau sampo dengan AHA/BHA sebulan sekali bisa membuat tanah subur si akar lebih sehat.

Baca Juga: Penyebab Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya

7. Gaya Hidup juga Mainkan Peran Vital
Olahraga ringan, minum cukup air, makan makanan kaya protein, vitamin B, dan antioksidan—semua ini membantu memperkuat akar dari dalam. Dikutip dari Marie Claire UK, lebih dari sekadar ritual kecantikan, ini adalah pola hidup sehat yang rambutmu juga mengapresiasi. 

8. Serum Kulit Kepala Bagus Bisa Ganti Cinta Lama
Salah satu pengguna yang dimuat di Vogue mengaku, setelah konsisten pakai scalp serum berkualitas, rambut terlihat lebih tebal dan bertenaga. Yuk, bayangkan wajah traktir serum, tapi akar yang paling bahagia.

9. Multi-Langkah Tapi Tetap Realistis
Perawatan akar rambut tidak harus rumit. Mulai dengan pijat, pakai serum atau minyak seminggu sekali, bersihkan kulit kepala secara melunak, dan lengkapi dengan diet sehat. Sedikit usaha yang konsisten lebih ampuh daripada 10 produk ajrut-ajrit sehabis gaji.

10. Humor Penutup: Akar Kamu, Teman Setia Seumur Hidup
Kalau saja rambut bisa bicara, mereka pasti bilang: “Terimakasih sudah memberiku rumah dengan baik, nggak jadi rontok gegara stres!” Merawat akar bukan soal gengsi, tapi soal memberi hormat kepada teman kecil di kepala yang sudah menahan ribuan ide dan drama kamu setiap harinya.Pada akhirnya, merawat akar rambut bukan soal ikut tren semata, tapi soal komitmen menjaga dasar dari setiap helai rambut. Sedikit pijatan, tetesan serum, atau pola makan sehat bisa memberi dampak besar dalam jangka panjang. Ingat, rambut mungkin tumbuh kembali, tapi kepercayaan diri sering ikut rontok kalau akarnya dibiarkan lemah. Jadi, rawatlah akar—karena dari situlah cerita setiap helaian dimulai. [][Vikalena Lasmoskwa/TBV]

Artikel Terkait

Rahasia Rambut Kuat dari Akar
HairCare

30 Oct 2025

Rahasia Rambut Kuat dari Akar

Rambut kuat berasal dari akar sehat, nutrisi cukup, dan kebiasaan kecil yang konsisten — bukan dari produk instan.

Benarkah Produk Perawatan Kulit yang Mahal Selalu Lebih Baik?
MythBuster

14 Oct 2025

Benarkah Produk Perawatan Kulit yang Mahal Selalu Lebih Baik?

MITOS: Banyak orang bilang, produk perawatan kulit yang mahal selalu lebih baik. FAKTA: Di rak toko kosmetik atau etalase daring, kita sering menemukan produk perawatan kulit dengan harga yang membuat dompet ikut berkeringat. Botolnya elegan, kemasannya mewah, bahkan namanya terdengar seperti bahasa asing yang sulit diucapkan. Lalu muncul pertanyaan klasik: apakah mahal selalu berarti lebih baik? Banyak orang percaya harga tinggi identik dengan kualitas. Memang, produk mahal biasanya menawarkan riset mendalam, teknologi mutakhir, dan bahan-bahan langka yang jarang ditemui pada produk kelas menengah. Namun, kenyataannya, tidak semua kulit membutuhkan kemewahan semacam itu. Kulit adalah organ unik—apa yang cocok untuk satu orang, bisa jadi bencana bagi yang lain. Krim bernilai jutaan rupiah mungkin mengandung bahan aktif berkonsentrasi tinggi, tetapi jika kulit sensitif, hasilnya bisa berupa ruam, gatal, atau jerawat mendadak. Produk sederhana yang harganya ramah kantong kadang justru lebih aman dan efektif. Baca Juga: Benarkah Semua Sinar Matahari Buruk untuk Kulit? Selain itu, harga seringkali dipengaruhi faktor di luar isi produk itu sendiri. Biaya kemasan mewah, kampanye iklan besar-besaran, hingga citra merek premium ikut menambah angka di label harga. Tidak jarang, yang kita bayar sebagian besar adalah ‘gengsi’, bukan hanya kandungan. Produk murah pun tidak bisa diremehkan. Banyak brand lokal maupun internasional menghadirkan rangkaian perawatan berbahan aktif terbukti secara ilmiah—seperti niacinamide, salicylic acid, atau hyaluronic acid—dengan harga terjangkau. Hasilnya bisa sama baiknya, asal digunakan dengan konsisten dan sesuai kebutuhan kulit. Rahasia perawatan kulit bukan terletak pada seberapa mahal produk, melainkan pada pemahaman kebutuhan kulit pribadi. Apakah kulit berminyak, kering, sensitif, atau kombinasi? Apakah butuh fokus pada jerawat, hidrasi, atau penuaan dini? Mengetahui hal ini lebih penting daripada sekadar mengejar harga tinggi. Baca Juga: Tak Perlu Khawatir Penggunaan Bahan Berbahaya di Kosmetik? Dermatologis sering menekankan, rutinitas sederhana dengan tiga langkah—membersihkan, melembapkan, dan melindungi dengan tabir surya—sudah cukup sebagai dasar perawatan kulit. Produk mahal bisa menjadi tambahan, tapi bukan kewajiban mutlak untuk mendapatkan kulit sehat. Pada akhirnya, membeli produk mahal sah-sah saja jika memang sesuai dengan kebutuhan dan kantong. Tetapi percaya bahwa harga tinggi otomatis lebih baik, jelas tidak selalu benar. Yang lebih bijak adalah memahami kulit sendiri, memilih produk yang tepat, dan merawatnya dengan konsisten. Karena kulit bukanlah ajang pamer harga, melainkan cermin kesehatan. Bukan soal seberapa mahal krim di meja rias, tetapi seberapa baik kita menjaganya dari hari ke hari. [][Eva Evilia/TBV]

Midweek Recharge: Cara Sederhana Menyegarkan Tubuh dan Pikiran di Tengah Minggu Padat
PersonalCare

29 Oct 2025

Midweek Recharge: Cara Sederhana Menyegarkan Tubuh dan Pikiran di Tengah Minggu Padat

Rabu bisa jadi momen untuk recharge energi, cukup dengan ritual kecil yang menenangkan tubuh dan pikiran.

Warna Bibir yang Sehat dan Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai
PersonalCare

14 Oct 2025

Warna Bibir yang Sehat dan Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai

Warna bibir yang sehat bisa berbeda-beda pada tiap individu, namun umumnya warna bibir yang sehat cenderung berwarna merah muda pucat hingga lebih gelap, tergantung pada pigmen alami dan sirkulasi darah di kulit. Warna ini menandakan bahwa bibir Anda terhidrasi dengan baik dan memiliki sirkulasi darah yang baik. Bibir yang sehat juga cenderung lembap, tidak pecah-pecah, dan halus. Perubahan warna bibir bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang harus diperhatikan. Misalnya, bibir yang terlalu pucat bisa menjadi indikator anemia atau kekurangan zat besi, kondisi saat tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen yang adekuat ke jaringan tubuh Anda. Jika bibir Anda tampak lebih pucat dari biasanya, ini mungkin tanda bahwa Anda perlu memeriksakan kadar zat besi atau kondisi kesehatan umum lainnya. Bibir yang terlalu merah atau kebiruan juga bisa menjadi tanda masalah. Bibir yang terlihat lebih merah dari biasanya bisa menunjukkan infeksi atau inflamasi, sedangkan bibir yang kebiruan bisa menjadi tanda sianosis, yaitu kekurangan oksigen dalam darah. Ini bisa terjadi karena masalah pernapasan atau sirkulasi dan memerlukan penanganan medis. Kering dan retaknya bibir juga bisa menjadi tanda dehidrasi atau kekurangan vitamin tertentu, seperti vitamin B dan C yang penting untuk kesehatan kulit. Jika bibir Anda kering dan pecah-pecah terus menerus, meskipun sudah menggunakan pelembap bibir, mungkin ini saatnya untuk meninjau asupan nutrisi dan konsumsi air Anda. Selalu penting untuk memperhatikan perubahan pada bibir Anda sebagai salah satu cara memantau kesehatan secara keseluruhan. Jika Anda mengalami perubahan warna yang tidak biasa atau kondisi bibir yang tampak tidak sehat dan berlangsung lebih dari beberapa hari, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Memperhatikan tanda-tanda ini bukan hanya penting untuk estetika dan kenyamanan, tetapi juga bisa menjadi langkah awal dalam mengidentifikasi dan menangani potensi masalah kesehatan. Tips Menjaga Bibir Tetap Sehat ilustrasi bibir sehat - Beautyversity | canva.com Menjaga kesehatan bibir adalah bagian penting dari rutinitas perawatan diri. Berikut adalah beberapa tips singkat untuk menjaga bibir tetap sehat: 1. Hidrasi: Minum cukup air setiap hari untuk menjaga kelembapan alami bibir dan mencegah kekeringan. 2. Pelembap Bibir: Gunakan pelembap bibir yang mengandung bahan seperti petroleum jelly, shea butter, atau minyak alami untuk melindungi bibir dari elemen luar dan mencegahnya menjadi kering dan pecah-pecah. 3. Perlindungan dari Matahari: Aplikasikan pelembap bibir yang mengandung SPF untuk melindungi bibir dari sinar UV yang berbahaya, yang dapat menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit pada bibir. Baca Juga: Kuku Rapuh dan Mudah Patah, Bagaimana Mengatasinya? 4. Pola Makan Seimbang: Konsumsi makanan yang kaya vitamin dan mineral, terutama vitamin A, C, dan E, serta omega-3 yang mendukung kesehatan kulit dan bibir. ilustrasi bibir sehat - Beautyversity | canva.com 5. Hindari Menjilat Bibir: Menjilat bibir bisa menghilangkan kelembapan alami, menyebabkan bibir lebih cepat kering. Gunakan pelembap bibir daripada menjilat bibir jika merasa kering. 6. Eksfoliasi Lembut: Gunakan scrub bibir lembut semingal sekali atau dua kali seminggu untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan meningkatkan sirkulasi darah di bibir, membuatnya lebih halus dan lembut. 7. Jauhi Rokok: Merokok dapat menyebabkan bibir menghitam dan mempercepat proses penuaan pada bibir. Menghindari rokok adalah langkah penting untuk menjaga bibir tetap sehat. Menerapkan tips ini secara rutin akan membantu menjaga bibir Anda tetap sehat, lembut, dan terhidrasi. [][Eva Evilia/TBV *penulisan artikel ini dibantu riset ChatGPT 4