Bandung, Jawa Barat, Indonesia
BeautyLife

Pengaruh Ritual Kecantikan terhadap Rutinitas Harian

Ditulis oleh Hagi Hagoromo Dipublikasikan pada 14 October 2025 21

Pengaruh Ritual Kecantikan terhadap Rutinitas Harian

Ritual kecantikan telah menjadi bagian integral dari budaya di seluruh dunia, baik di Timur maupun di Barat. Apa pengaruhnya di rutinitas harian kita?

Beautyverse People, di budaya Timur, praktik kecantikan sering kali terinspirasi oleh alam dan tradisi kuno. Misalnya, di Jepang, Geisha menggunakan teknik perawatan kulit yang melibatkan penggunaan beras, teh hijau, dan minyak camellia.

Di India, penggunaan minyak kelapa dan rempah-rempah untuk perawatan rambut dan kulit telah menjadi tradisi turun-temurun. Ritual kecantikan di Timur tidak hanya berfokus kepada penampilan, tetapi juga pada keseimbangan dan harmoni tubuh serta pikiran, mencerminkan filosofi hidup yang mendalam.

Di budaya Barat, ritual kecantikan berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Penggunaan produk kecantikan yang diformulasikan secara ilmiah menjadi populer, dengan fokus kepada hasil yang cepat dan efisien.

Di Eropa, perawatan kulit dengan bahan-bahan seperti retinol dan hyaluronic acid menjadi tren. Sementara di Amerika, perawatan kecantikan sering kali melibatkan inovasi terbaru dalam teknologi kecantikan seperti laser dan prosedur estetika non-invasif.

Meski berbeda pendekatan, baik di Timur maupun di Barat, ritual kecantikan mencerminkan nilai dan kepercayaan budaya masing-masing dalam merawat tubuh dan menjaga kesehatan serta keindahan.

Ritual Kecantikan dari Budaya Timur

ilustrasi rutinitas kecantikan - Beautyversity | canva.com

Ada banyak ritual kecantikan dari budaya timur yang bisa diterapkan di era modern ini. Berikut beberapa contohnya:

1. Masker Wajah Berbahan Alami: Masker wajah menggunakan bahan-bahan alami seperti madu, arang hijau, dan rempah-rempah yang dapat melembapkan dan meremajakan kulit.

2. Scrub Berbahan Rempah: Scrub yang terbuat dari bahan-bahan rempah seperti kurma, kacang, atau bawang putih dapat membantu membersihkan kulit dan meningkatkan sirkulasi darah.

3. Minyak Rambut Tradisional: Minyak rambut yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti minyak kelapa, minyak zaitun, atau minyak kayu putih dapat memberikan nutrisi dan kilau pada rambut.

4. Batimung atau Spa Khas Banjar: Batimung adalah perawatan tubuh tradisional dari suku Banjar yang menggunakan uap panas untuk melembapkan kulit dan meredakan ketegangan.

5. Perawatan Kulit Multikultural: Mengadopsi teknik perawatan kulit dari berbagai budaya, seperti penggunaan madu dari India atau beras basah dari Korea, dapat memberikan manfaat tambahan untuk kulit.

Baca Juga: Benarkah Pilates Dapat Menambah Kecantikan?

Manfaat Menerapkan Ritual Kecantikan Berbasis Budaya

ilustrasi rutinitas kecantikan - Beautyversity | canva.com

Menerapkan ritual kecantikan dalam kehidupan rutin sehari-hari membawa berbagai manfaat, di antaranya:

1. Perawatan Diri: Ritual kecantikan memungkinkan kita untuk merawat tubuh dan kulit, menjaga kebersihan, dan memberikan nutrisi yang diperlukan.

2. Kesehatan Kulit: Dengan rutin melakukan perawatan, kulit kita akan tetap sehat, terhidrasi, dan terlindungi dari kerusakan.

3. Relaksasi dan Stress Relief: Ritual kecantikan sering kali melibatkan langkah-langkah yang menenangkan, seperti pijatan atau penggunaan aromaterapi, yang dapat mengurangi stres dan memberikan relaksasi.

4. Percaya Diri: Merasa bersih dan terawat meningkatkan rasa percaya diri dan membuat kita merasa lebih baik tentang diri sendiri.

5. Rutinitas yang Konsisten: Memiliki rutinitas kecantikan yang konsisten membantu menciptakan kebiasaan positif dan memberikan struktur dalam kehidupan sehari-hari.

6. Koneksi Budaya: Mengadopsi ritual kecantikan tradisional dapat menghubungkan kita dengan budaya dan sejarah, memberikan rasa makna dan keterhubungan.

Dengan mengintegrasikan ritual kecantikan ke dalam rutinitas harian, kita tidak hanya merawat penampilan tetapi juga meningkatkan kesehatan mental dan emosional. Bagaimana menurut Anda, Beauties? [][Rommy Rimbarawa/TBV]

*penulisan artikel ini dibantu riset Copilot

Artikel Terkait

Tren Pembersihan Wajah Terkini
SkinCare

14 Oct 2025

Tren Pembersihan Wajah Terkini

Membersihkan wajah sering dianggap rutinitas sederhana, sekadar menghapus debu, minyak, dan sisa makeup. Namun, di dunia kecantikan yang terus berkembang, langkah ini berubah jadi ritual penting yang tak kalah bergengsi dari serum atau krim anti-aging.  Kini, tren pembersihan wajah tidak lagi soal busa melimpah atau wangi menyengat. Dunia skincare bergerak ke arah yang lebih cerdas, lembut, dan menyenangkan. Dari teknik double cleansing yang masih populer, hingga kemunculan cleanser multifungsi yang bisa sekaligus melembapkan, semuanya menunjukkan satu hal: membersihkan wajah bukan sekadar kewajiban, melainkan momen kecil untuk merawat diri. Berikut ini adalah tren terkini membersihkan wajah: 1. Double Cleansing Masih Mendominasi Dilansir dari Who What Wear, metode double cleansing yakni membersihkan wajah 2 langkah [pertama dengan oil-based cleanser, baru kemudian water-based cleanser] masih jadi andalan. Teknik ini efektif mengangkat makeup dan sunscreen, serta menunjang penyerapan produk skincare selanjutnya, terutama untuk kulit berminyak atau berjerawat.  Baca Juga: Cara Instan untuk Memutihkan Kulit: Risiko dan Solusi 2. Face Wash Kini Jadi Fokus Utama Cetek di mata sebagian orang, face wash kini jadi sorotan utama dalam skincare. Masih dari Who What Wear, produk dengan formula lembut namun kaya seperti pH seimbang, peptide, niacinamide, ceramide, atau hyaluronic acid kini banyak dicari karena tidak hanya membersihkan, tapi juga mendukung kesehatan skin barrier. 3. Hybrid & SPF-Specific Cleanser untuk Praktis Menurut Sensient Beauty, era skinimalism bikin orang cari produk multifungsi. Tren hybrid cleansers muncul sebagai solusi: pembersih sekaligus makeup remover, kadang juga bersifat hidrasi atau masker. Ada pula SPF-specific cleansers yang dirancang khusus menghapus sunscreen dengan lembut tanpa merusak kulit.  4. Sensorial & “Dopamine Cleansing” Juga dari Sensient Beauty, cleansing bukan sekadar rutinitas, tapi juga pengalaman emosional. Tekstur unik dan menyenangkan, seperti mochi mousse, balm-to-milk, atau formulasi yang memberikan sensasi lembut, kini jadi incaran. Ini dikenal sebagai dopamine cleansing — skincare yang bikin hati senang.  Baca Juga: Anti-Pollution Skincare? Apa Itu? 5. Fokus kepada Kulit Sensitif dan Barrier-Supportive Semakin banyak orang sadar soal pentingnya fungsi skin barrier. Cleanser kini banyak yang diformulasikan lembut, mengandung humektan, dan mendukung mikrobioma kulit. Sensient Beauty bilang, tujuannya untuk membersihkan tanpa membuat kulit jadi sensitif atau iritasi. 6. Natural Ingredients & Clean Beauty Dari cardinalcourieronline.com disebutkan bahwa pendekatan skincare yang ramah lingkungan makin diminati. Cleanser dengan bahan alami seperti aloe vera, tea tree, witch hazel, atau chamomile menjadi favorit, karena dianggap lebih lembut dan ramah bumi daripada formula keras dengan sulfat atau pewangi berlebihan.  7. Tekstur Unik untuk Konsistensi Rutin Tren sensory-forward textures juga berkembang — kata Sensient Beauty, mulai dari cleansing balms yang berubah jadi oil, hingga foam dan gels yang punya sensasi mewah di kulit. Mereka membantu membuat langkah membersihkan wajah jadi lebih enak dilakukan.  8. Cleansing dengan Prinsip Skinimalism Sejalan skinimalism, SkinLab Med Spa menyebutkan pembersihan wajah jadi dirancang praktis tanpa banyak langkah. Produk 2-in-1 atau 3-in-1 yang membersihkan, menenangkan, dan melembapkan sekaligus jadi tren utama di 2025.  Pada akhirnya, memilih cara membersihkan wajah bukan soal ikut-ikutan tren, melainkan menemukan apa yang paling cocok untuk kulit kita. Entah itu dengan langkah ganda, pembersih hibrida, atau formula lembut untuk kulit sensitif, yang terpenting adalah konsistensi. Karena wajah kita hanya punya satu, dan membersihkannya dengan benar adalah bentuk sederhana dari rasa sayang pada diri sendiri. [][Eva Evilia/TBV]

Perawatan Kecantikan saat Anda Liburan: Ketika Grooming Jadi Ekspedisi
BeautyLife

29 Oct 2025

Perawatan Kecantikan saat Anda Liburan: Ketika Grooming Jadi Ekspedisi

Liburan bukan alasan untuk meninggalkan perawatan, tapi juga bukan waktu untuk ribet. Temukan keseimbangan antara praktis dan peduli diri.

Warna Bibir yang Sehat dan Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai
PersonalCare

14 Oct 2025

Warna Bibir yang Sehat dan Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai

Warna bibir yang sehat bisa berbeda-beda pada tiap individu, namun umumnya warna bibir yang sehat cenderung berwarna merah muda pucat hingga lebih gelap, tergantung pada pigmen alami dan sirkulasi darah di kulit. Warna ini menandakan bahwa bibir Anda terhidrasi dengan baik dan memiliki sirkulasi darah yang baik. Bibir yang sehat juga cenderung lembap, tidak pecah-pecah, dan halus. Perubahan warna bibir bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang harus diperhatikan. Misalnya, bibir yang terlalu pucat bisa menjadi indikator anemia atau kekurangan zat besi, kondisi saat tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen yang adekuat ke jaringan tubuh Anda. Jika bibir Anda tampak lebih pucat dari biasanya, ini mungkin tanda bahwa Anda perlu memeriksakan kadar zat besi atau kondisi kesehatan umum lainnya. Bibir yang terlalu merah atau kebiruan juga bisa menjadi tanda masalah. Bibir yang terlihat lebih merah dari biasanya bisa menunjukkan infeksi atau inflamasi, sedangkan bibir yang kebiruan bisa menjadi tanda sianosis, yaitu kekurangan oksigen dalam darah. Ini bisa terjadi karena masalah pernapasan atau sirkulasi dan memerlukan penanganan medis. Kering dan retaknya bibir juga bisa menjadi tanda dehidrasi atau kekurangan vitamin tertentu, seperti vitamin B dan C yang penting untuk kesehatan kulit. Jika bibir Anda kering dan pecah-pecah terus menerus, meskipun sudah menggunakan pelembap bibir, mungkin ini saatnya untuk meninjau asupan nutrisi dan konsumsi air Anda. Selalu penting untuk memperhatikan perubahan pada bibir Anda sebagai salah satu cara memantau kesehatan secara keseluruhan. Jika Anda mengalami perubahan warna yang tidak biasa atau kondisi bibir yang tampak tidak sehat dan berlangsung lebih dari beberapa hari, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Memperhatikan tanda-tanda ini bukan hanya penting untuk estetika dan kenyamanan, tetapi juga bisa menjadi langkah awal dalam mengidentifikasi dan menangani potensi masalah kesehatan. Tips Menjaga Bibir Tetap Sehat ilustrasi bibir sehat - Beautyversity | canva.com Menjaga kesehatan bibir adalah bagian penting dari rutinitas perawatan diri. Berikut adalah beberapa tips singkat untuk menjaga bibir tetap sehat: 1. Hidrasi: Minum cukup air setiap hari untuk menjaga kelembapan alami bibir dan mencegah kekeringan. 2. Pelembap Bibir: Gunakan pelembap bibir yang mengandung bahan seperti petroleum jelly, shea butter, atau minyak alami untuk melindungi bibir dari elemen luar dan mencegahnya menjadi kering dan pecah-pecah. 3. Perlindungan dari Matahari: Aplikasikan pelembap bibir yang mengandung SPF untuk melindungi bibir dari sinar UV yang berbahaya, yang dapat menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit pada bibir. Baca Juga: Kuku Rapuh dan Mudah Patah, Bagaimana Mengatasinya? 4. Pola Makan Seimbang: Konsumsi makanan yang kaya vitamin dan mineral, terutama vitamin A, C, dan E, serta omega-3 yang mendukung kesehatan kulit dan bibir. ilustrasi bibir sehat - Beautyversity | canva.com 5. Hindari Menjilat Bibir: Menjilat bibir bisa menghilangkan kelembapan alami, menyebabkan bibir lebih cepat kering. Gunakan pelembap bibir daripada menjilat bibir jika merasa kering. 6. Eksfoliasi Lembut: Gunakan scrub bibir lembut semingal sekali atau dua kali seminggu untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan meningkatkan sirkulasi darah di bibir, membuatnya lebih halus dan lembut. 7. Jauhi Rokok: Merokok dapat menyebabkan bibir menghitam dan mempercepat proses penuaan pada bibir. Menghindari rokok adalah langkah penting untuk menjaga bibir tetap sehat. Menerapkan tips ini secara rutin akan membantu menjaga bibir Anda tetap sehat, lembut, dan terhidrasi. [][Eva Evilia/TBV *penulisan artikel ini dibantu riset ChatGPT 4

Sabun Kojic Acid Bisa Memutihkan Kulit dalam Seminggu?
Blog

14 Oct 2025

Sabun Kojic Acid Bisa Memutihkan Kulit dalam Seminggu?

MITOS: Ada yang bilang, sabun kojic acid sanggup memutihkan kulit dalam seminggu. Benarkah? FAKTA: Di tengah maraknya produk kecantikan di marketplace Indonesia, sabun kojic acid jadi primadona. Banyak iklan mengklaim sabun ini bisa memutihkan kulit hanya dalam seminggu. Namun, apakah klaim ini benar, atau hanya mitos pemasaran? Musim hujan seperti sekarang, dengan kulit cenderung lembap dan kusam, membuat banyak orang tergiur. Kita akan membongkar fakta ilmiah di balik sabun kojic acid, termasuk cara kerjanya, risiko, dan harapan realistis, sehingga Anda bisa membuat keputusan bijak. Apa Itu Kojic Acid dan Bagaimana Cara Kerjanya?   Kojic acid adalah bahan alami yang dihasilkan dari fermentasi jamur, sering digunakan dalam kosmetik untuk mencerahkan kulit. Menurut Journal of Cosmetic Dermatology [2022], kojic acid bekerja dengan menghambat enzim tyrosinase, yang bertanggung jawab atas produksi melanin [pigmen kulit]. Oleh karena itu, bahan ini efektif untuk mengurangi hiperpigmentasi, seperti bekas jerawat atau flek hitam.   Namun, sabun kojic acid berbeda dari krim atau serum. Karena sabun hanya bersentuhan dengan kulit sebentar sebelum dibilas, efektivitasnya terbatas dibandingkan produk leave-on. Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kojic acid dalam sabun biasanya rendah [1-2%], sehingga efek mencerahkan membutuhkan waktu lebih lama dari yang diiklankan. Baca Juga: Tiga Mitos Masker Wajah dan Fakta di Baliknya Memutihkan Kulit dalam Seminggu?   Banyak iklan sabun kojic acid menjanjikan kulit 'putih glowing' dalam 7 hari. Sayangnya, ini tidak realistis. Berikut fakta ilmiahnya:   - Waktu Efek Nyata: Studi klinis menunjukkan perubahan warna kulit akibat kojic acid baru terlihat setelah 4-8 minggu pemakaian rutin, bukan seminggu.   - Faktor Lain: Warna kulit dipengaruhi genetika, paparan sinar UV, dan pola hidup. Sabun saja tidak cukup tanpa perlindungan sunscreen atau perawatan lain.   - Efek Sementara: Sabun kojic acid membersihkan sel kulit mati, yang bisa membuat kulit tampak lebih cerah sesaat, tetapi ini bukan 'pemutihan' permanen.   Selain itu, istilah 'memutihkan' sering menyesatkan. Kojic acid lebih cocok untuk meratakan warna kulit, bukan mengubah warna alami kulit secara drastis. Risiko dan Efek Samping   Meski kojic acid relatif aman, ada risiko yang perlu diperhatikan, terutama untuk kulit sensitif di musim hujan:   - Iritasi Kulit: Penelitian BPOM [2024] mencatat bahwa kojic acid dosis tinggi dapat menyebabkan kemerahan atau rasa terbakar, terutama jika sabun digunakan terlalu sering.   - Produk Palsu: Banyak sabun kojic acid di pasaran tidak terdaftar BPOM dan mungkin mengandung bahan berbahaya seperti merkuri. Pastikan memilih produk dengan label resmi.   - Fotosensitivitas: Kojic acid bisa membuat kulit lebih sensitif terhadap matahari, jadi penggunaan sunscreen wajib, terutama saat cuaca mendung di musim hujan.   Untuk meminimalkan risiko, lakukan uji coba pada area kecil kulit sebelum penggunaan rutin. Baca Juga: Apakah Parfum Harus Disemprot ke Seluruh Tubuh? Cara Pakai Sabun Kojic Acid yang Aman   Agar efektif dan aman, ikuti langkah berikut:   1. Gunakan 1-2 Kali Sehari: Busakan sabun, aplikasikan ke wajah selama 20-30 detik, lalu bilas hingga bersih.   2. Kombinasikan dengan Sunscreen: Lindungi kulit dari UV dengan sunscreen SPF 30+ setelahnya.   3. Lengkapi dengan Pelembap: Gunakan pelembap berbasis air untuk mencegah kekeringan, yang umum di musim hujan.   Sebagai inspirasi lokal, beberapa UMKM Indonesia mengombinasikan kojic acid dengan ekstrak beras atau kunyit, yang kaya antioksidan. Produk ini sering lebih ramah untuk kulit tropis. Alternatif untuk Hasil Lebih Cepat   Jika ingin hasil lebih cepat, pertimbangkan produk leave-on seperti serum kojic acid atau krim dengan konsentrasi lebih tinggi [tentu dengan saran dokter kulit]. Selain itu, perawatan seperti chemical peeling di klinik terpercaya bisa lebih efektif untuk hiperpigmentasi, meski harus hati-hati pada kulit berminyak. Beauties, sabun kojic acid memang bisa membantu mencerahkan kulit dan mengurangi flek hitam, tetapi klaim 'putih dalam seminggu' adalah mitos. Efek nyata membutuhkan waktu, konsistensi, dan kombinasi dengan perawatan lain seperti sunscreen. Oleh karena itu, pilih produk terdaftar BPOM, gunakan dengan benar, dan kelola ekspektasi Anda. Untuk tips lebih lanjut, cek artikel kami di rubrik SkinCare tentang memilih sunscreen atau perawatan flek hitam. [][Vikalena Lasmoskwa/TBV]  Sumber Eksternal:   - [BPOM: Keamanan Kosmetik] - Journal of Cosmetic Dermatology [2022]